Kecerdasan Buatan/Artificial Intelligence (AI)
Nama : Anna Noviyani
A. Pengertian Kecerdasan Buatan/ Artificial Intelligence (AI)
Kecerdasan buatan adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan berhubungan dengan pemanfaatan mesin untuk memecahkan persoalan yang rumit dengan cara yang lebih manusiawi. Hal ini biasanya dilakukan dengan mengikuti/mencontoh karakteristik dan analogi berpikir dari kecerdasan/inteligensia manusia, dan menerapkannya sebagai algoritma yang dikenal oleh komputer. AI biasanya dihubungkan dengan ilmu komputer, akan tetapi juga terkait erat dengan bidang lain seperti Matematika, Psikologi, Pengamatan, Biologi, Filosofi, dan yang lainnya.
Pengertian lain dari kecerdasan buatan adalah bagian ilmu komputer yang membuat agar mesin komputer dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan manusia. Pada awal diciptakannya, komputer hanya difungsikan sebagai alat hitung saja. Namun seiring dengan perkembangan zaman, maka peran komputer semakin mendominasi kehidupan manusia. Komputer tidak lagi hanya digunakan sebagai alat hitung, lebih dari itu komputer diharapkan dapat diberdayakan untuk mengerjakan segala sesuatu yang bisa dikerjakan oleh manusia.
B. Tujuan Pembuatan AI
Menurut Winston dan Prendergast (1984), tujuan kita membuat AI itu ada 3 yaitu:
1. Membuat mesin menjadi lebih pintar (tujuan utama)
Misal kita ambil contoh komputer, mesin itu dibuat yang awal mulanya hanya bisa digunakan untuk mengetik begitu dikembangkan fungsinya sehingga dapat digunakan dalam berbagai macam hal seperti bermain game, mulitmedia, editing, dll.
2. Memahami apa itu kecerdasan (tujuan ilmiah)
Seiring dengan laju perkembangan teknologi dengan diciptakannya artificial intelligence itu sendiri dianggap mampu membantu dalam memecahkan masalah secara efektif, efisien, dan lebih teliti.
3. Membuat mesin lebih bermanfaat (tujuan enterpreneurial)
Keadaan AI pada mesin dapat meningkatkan akurasi pemrosesan. Hal ini tentunya membuat pekerjaan pun menjadi lebih ringan dan dapat memberikan hasil secara maksimal.
C. Keuntungan dan Kerugian AI
Keuntungan
1. AI bersifat permanen, maksudnya kecerdasan mereka dapat digunakan berulang-ulang.
2. AI menawarkan kemudahan, karena berbagai data dari kecerdasan manusia telah disimpan di AI sehingga kita bisa mudah mengaksesnya lagi.
3. AI bersifat konsisten dan teliti, jadi kecerdasanya tidak akan pernah berkurang.
4. AI dapat didokumentasi, dapat disimpan atau diarsipkan untuk generasi berikutnya.
Kerugian
1. AI tidak memiliki common sense
Common sense sendiri merupakan sesuatu yang membuat kita tidak sekedar memproses informasi, namun kita mengerti informasi tersebut. Kemengertian ini hanya dimiliki oleh kita sebagai manusia.
2. Kecerdasan AI terbatas pada apa yang diberikan kepadanya (terbatas pada program yang diberikan)
Alat teknologi AI tidak dapat mengolah informasi yang tidak ada dalam sistemnya. Sebagaimana sistem yang hanya digunakan untuk mengenali suara manusia dalam bahasa indonesia, selamanya tidak akan pernah mampu mengenali bahasa yunani tanpa ada fungsi di dalamnya.
D. Contoh penerapan AI dalam Matematika
Aplikasi PhotoMath
Aplikasi PhotoMath ini dikembangkan oleh MicroBlink yang merupakan developer asal dari Kroasia. Aplikasi yang sebenarnya telah dikembangkan sejak tahun 2011 ini mempunyai teknologi pembaca teks yang canggih untuk memindai soal-soal matematika yang diunggah penggunanya.
Pengalaman MicroBlink dalam mengembangkan aplikasi berbasis pemindaian foto memang tak bisa diragukan lagi. Sebelumnya MicroBlink telah sukses meluncurkan aplikasi PhotoPay yaitu sebuah aplikasi untuk memudahkan melakukan pembayaran dengan memotret tagihan menggunakan kamera smartphone.
PhotoMath sendiri sampai saat ini telah mampu mendeteksi dan menyelesaikan soal-soal matematika seperti topik desimal, pecahan, aritmatika, akar, dan persamaan liner sederhana. Kemampuan PhotoMath untuk memecahkan soal matematika ini memang tak lepas dari teknologi yang dimilikinya seperti pengenalan karakter untuk membaca soal matematika.
Untuk menjalankan aplikasi PhotoMath ini caranya cukup mudah dan sederhana. Pengguna cukup menyiapkan soal dan mengarahkan kamera smartphone miliknya ke soal matematika tersebut berdasarkan frame yang telah disediakan. Untuk soal yang panjang, pengguna harus menyesuaikannya dengan ukuran frame dari PhotoMath.
Setelah soal difoto, soal akan dipindai dalam beberapa saat. Tak lama setelah itu Anda akan segera memperoleh jawaban dari soal matematika yang telah Anda foto tersebut di layar dengan warna merah. Untuk mengetahui pembahasan atau langkah-langkah dari jawaban yang ada, Anda cukup menekan tombol Steps pada aplikasi PhotoMath dan proses pemecahan soal matematika akan ditampilkan.
Cara Penggunaan PhotoMath
Untuk menjalankan aplikasi PhotoMath ini caranya cukup mudah dan sederhana. Pengguna cukup menyiapkan soal dan mengarahkan kamera smartphone miliknya ke soal matematika tersebut berdasarkan frame yang telah disediakan. Untuk soal yang panjang, pengguna harus menyesuaikannya dengan ukuran frame dari PhotoMath.
Setelah soal difoto, soal akan dipindai dalam beberapa saat. Tak lama setelah itu Anda akan segera memperoleh jawaban dari soal matematika yang telah Anda foto tersebut di layar dengan warna merah. Untuk mengetahui pembahasan atau langkah-langkah dari jawaban yang ada, Anda cukup menekan tombol Steps pada aplikasi PhotoMath dan proses pemecahan soal matematika akan ditampilkan.
Kelebihan dan Kekurangan PhotoMath
Dari segala pengembangan yang telah dilakukan oleh MicroBlink, PhotoMath memang memiliki banyak kelebihan seperti sistem PhotoMath yang bekerja secara real-time. Dengan sistem ini pengguna akan memperoleh respon cepat dan instan untuk jawaban soal matematika Anda sesaat setelah Anda selesai memindai soal matematika dengan smartphone.
Namun dibalik segala kecanggihannya, ternyata aplikasi PhotoMath masih menyimpan sebuah kekurangan. Kelemahan dari aplikasi ini adalah pada saat proses pemindaian, pengguna haruslah melakukannya dengan baik dan benar. Karena jika tidak, PhotoMath tidak akan berjalan sempurna. Akibatnya, mungkin saja jawaban yang muncul tidak akurat.
Hal ini terjadi karena akan ada angka atau simbol yang tak tertangkap kamera smartphone. Alhasil, jawabannya pun bukan tidak mungkin akan berbeda atau salah dari yang seharusnya. Mengetahui akan kekurangan ini, MicroBlink masih terus berupaya meningkatkan level keakuratannya untuk mampu memindai soal dari beragam media dan teknik penulisan.
REFERENSI
http://lilomulyoardianto.blogspot.com/2017/10/aplikasi-kecerdasan-buatan-dalam-bidang.html
https://rifqifai.com/mengenal-apa-itu-ai-artificial-intelligence-kecerdasan-buatan/
https://rehulina.wordpress.com/2009/08/05/pengertian-kecerdasan-buatan/
A. Pengertian Kecerdasan Buatan/ Artificial Intelligence (AI)
Kecerdasan buatan adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan berhubungan dengan pemanfaatan mesin untuk memecahkan persoalan yang rumit dengan cara yang lebih manusiawi. Hal ini biasanya dilakukan dengan mengikuti/mencontoh karakteristik dan analogi berpikir dari kecerdasan/inteligensia manusia, dan menerapkannya sebagai algoritma yang dikenal oleh komputer. AI biasanya dihubungkan dengan ilmu komputer, akan tetapi juga terkait erat dengan bidang lain seperti Matematika, Psikologi, Pengamatan, Biologi, Filosofi, dan yang lainnya.
Pengertian lain dari kecerdasan buatan adalah bagian ilmu komputer yang membuat agar mesin komputer dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan manusia. Pada awal diciptakannya, komputer hanya difungsikan sebagai alat hitung saja. Namun seiring dengan perkembangan zaman, maka peran komputer semakin mendominasi kehidupan manusia. Komputer tidak lagi hanya digunakan sebagai alat hitung, lebih dari itu komputer diharapkan dapat diberdayakan untuk mengerjakan segala sesuatu yang bisa dikerjakan oleh manusia.
B. Tujuan Pembuatan AI
Menurut Winston dan Prendergast (1984), tujuan kita membuat AI itu ada 3 yaitu:
1. Membuat mesin menjadi lebih pintar (tujuan utama)
Misal kita ambil contoh komputer, mesin itu dibuat yang awal mulanya hanya bisa digunakan untuk mengetik begitu dikembangkan fungsinya sehingga dapat digunakan dalam berbagai macam hal seperti bermain game, mulitmedia, editing, dll.
2. Memahami apa itu kecerdasan (tujuan ilmiah)
Seiring dengan laju perkembangan teknologi dengan diciptakannya artificial intelligence itu sendiri dianggap mampu membantu dalam memecahkan masalah secara efektif, efisien, dan lebih teliti.
3. Membuat mesin lebih bermanfaat (tujuan enterpreneurial)
Keadaan AI pada mesin dapat meningkatkan akurasi pemrosesan. Hal ini tentunya membuat pekerjaan pun menjadi lebih ringan dan dapat memberikan hasil secara maksimal.
C. Keuntungan dan Kerugian AI
Keuntungan
1. AI bersifat permanen, maksudnya kecerdasan mereka dapat digunakan berulang-ulang.
2. AI menawarkan kemudahan, karena berbagai data dari kecerdasan manusia telah disimpan di AI sehingga kita bisa mudah mengaksesnya lagi.
3. AI bersifat konsisten dan teliti, jadi kecerdasanya tidak akan pernah berkurang.
4. AI dapat didokumentasi, dapat disimpan atau diarsipkan untuk generasi berikutnya.
Kerugian
1. AI tidak memiliki common sense
Common sense sendiri merupakan sesuatu yang membuat kita tidak sekedar memproses informasi, namun kita mengerti informasi tersebut. Kemengertian ini hanya dimiliki oleh kita sebagai manusia.
2. Kecerdasan AI terbatas pada apa yang diberikan kepadanya (terbatas pada program yang diberikan)
Alat teknologi AI tidak dapat mengolah informasi yang tidak ada dalam sistemnya. Sebagaimana sistem yang hanya digunakan untuk mengenali suara manusia dalam bahasa indonesia, selamanya tidak akan pernah mampu mengenali bahasa yunani tanpa ada fungsi di dalamnya.
D. Contoh penerapan AI dalam Matematika
Aplikasi PhotoMath
Aplikasi PhotoMath ini dikembangkan oleh MicroBlink yang merupakan developer asal dari Kroasia. Aplikasi yang sebenarnya telah dikembangkan sejak tahun 2011 ini mempunyai teknologi pembaca teks yang canggih untuk memindai soal-soal matematika yang diunggah penggunanya.
Pengalaman MicroBlink dalam mengembangkan aplikasi berbasis pemindaian foto memang tak bisa diragukan lagi. Sebelumnya MicroBlink telah sukses meluncurkan aplikasi PhotoPay yaitu sebuah aplikasi untuk memudahkan melakukan pembayaran dengan memotret tagihan menggunakan kamera smartphone.
PhotoMath sendiri sampai saat ini telah mampu mendeteksi dan menyelesaikan soal-soal matematika seperti topik desimal, pecahan, aritmatika, akar, dan persamaan liner sederhana. Kemampuan PhotoMath untuk memecahkan soal matematika ini memang tak lepas dari teknologi yang dimilikinya seperti pengenalan karakter untuk membaca soal matematika.
Untuk menjalankan aplikasi PhotoMath ini caranya cukup mudah dan sederhana. Pengguna cukup menyiapkan soal dan mengarahkan kamera smartphone miliknya ke soal matematika tersebut berdasarkan frame yang telah disediakan. Untuk soal yang panjang, pengguna harus menyesuaikannya dengan ukuran frame dari PhotoMath.
Setelah soal difoto, soal akan dipindai dalam beberapa saat. Tak lama setelah itu Anda akan segera memperoleh jawaban dari soal matematika yang telah Anda foto tersebut di layar dengan warna merah. Untuk mengetahui pembahasan atau langkah-langkah dari jawaban yang ada, Anda cukup menekan tombol Steps pada aplikasi PhotoMath dan proses pemecahan soal matematika akan ditampilkan.
Cara Penggunaan PhotoMath
Untuk menjalankan aplikasi PhotoMath ini caranya cukup mudah dan sederhana. Pengguna cukup menyiapkan soal dan mengarahkan kamera smartphone miliknya ke soal matematika tersebut berdasarkan frame yang telah disediakan. Untuk soal yang panjang, pengguna harus menyesuaikannya dengan ukuran frame dari PhotoMath.
Setelah soal difoto, soal akan dipindai dalam beberapa saat. Tak lama setelah itu Anda akan segera memperoleh jawaban dari soal matematika yang telah Anda foto tersebut di layar dengan warna merah. Untuk mengetahui pembahasan atau langkah-langkah dari jawaban yang ada, Anda cukup menekan tombol Steps pada aplikasi PhotoMath dan proses pemecahan soal matematika akan ditampilkan.
Kelebihan dan Kekurangan PhotoMath
Dari segala pengembangan yang telah dilakukan oleh MicroBlink, PhotoMath memang memiliki banyak kelebihan seperti sistem PhotoMath yang bekerja secara real-time. Dengan sistem ini pengguna akan memperoleh respon cepat dan instan untuk jawaban soal matematika Anda sesaat setelah Anda selesai memindai soal matematika dengan smartphone.
Namun dibalik segala kecanggihannya, ternyata aplikasi PhotoMath masih menyimpan sebuah kekurangan. Kelemahan dari aplikasi ini adalah pada saat proses pemindaian, pengguna haruslah melakukannya dengan baik dan benar. Karena jika tidak, PhotoMath tidak akan berjalan sempurna. Akibatnya, mungkin saja jawaban yang muncul tidak akurat.
Hal ini terjadi karena akan ada angka atau simbol yang tak tertangkap kamera smartphone. Alhasil, jawabannya pun bukan tidak mungkin akan berbeda atau salah dari yang seharusnya. Mengetahui akan kekurangan ini, MicroBlink masih terus berupaya meningkatkan level keakuratannya untuk mampu memindai soal dari beragam media dan teknik penulisan.
REFERENSI
http://lilomulyoardianto.blogspot.com/2017/10/aplikasi-kecerdasan-buatan-dalam-bidang.html
https://rifqifai.com/mengenal-apa-itu-ai-artificial-intelligence-kecerdasan-buatan/
https://rehulina.wordpress.com/2009/08/05/pengertian-kecerdasan-buatan/
Penggunaan photomath dalam pembelajaran matematika memang sangat membantu siswa dalam mengerjakan soal-soal mtk. Namun demikian, jika tidak diarahkan dengan baik siswa justru malas berpikir karna secara instan mereka bisa menemukab jawaban dr soal-soal yang diberikan.
ReplyDeleteBagaimana upaya guru supaya halbtersebut tidak terjadi?
Dalam photomath kan tidak hanya hasil yg diperoleh, tapi kita jg bisa mengetahui pembahasan atau langkah2 dari jawaban yg ada dg menekan tombol steps. Dari situ siswa bisa belajar proses pemecahan soal matematika. Jadi photomath bisa digunakan pada saat siswa belajar memahami suatu materi dan contoh2 soal. Tapi ketika siswa kita berikan soal2 latihan untuk dikerjakan, tentunya kita tidak membolehkan siswa menggunakan photomath.
ReplyDeleteApakah semua permasalahan matematika dapat diselesaikan dengan aplikasi photo math?
ReplyDeletePhotomath bisa digunakan untuk menyelesaikan soal2 seperti aritmetika dasar, desimal, pecahan, akar, persamaan, pangkat/eksponen, linier sederhana, dan fungsi seperti log, exp, sin, cos. Namun photomath tidak bisa mengenali soal cerita, serta soal yg berhubungan dengan geometri dan kalkulus
ReplyDeleteApakah konsep aplikasi photomath banyak buat siswa belajar atau buat jadi males ya? Diartikel atas disebutkan kelebihan dri photomath coba sebutkan dampak negatif nya?
ReplyDeleteSemua teknologi memang memiliki dampak baik dan buruk bagi kehidupan kita, semua tergantung bagaimana kita menggunakannya. Untuk photomath sendiri akan berdampak negatif jika siswa menggunakan nya untuk berbuat curang seperti mencontek jawaban saat ulangan harian misalnya, mungkin karena siswa nya yang malas berfikir. Maka dari itu sebagai guru kita harus mengarahkan siswa dalam penggunaan photomath. Photomath kita gunakan sebagai media pembelajaran disaat siswa belajar materi tertentu. Sebaiknya siswa jangan langsung menggunakan photomath untuk menyelesaikan soal2 matematika, namun terlebih dahulu mengerjakan nya secara manual kemudian baru menggunakan photomath untuk mengecek hasilnya sudah benar atau belum
ReplyDeleteBagaimana tanggapan kakak jika penggunaan aplikasi ini digunakan pada saat pembelajaran di dalam kelas???
ReplyDeleteBagaimana tanggapan kakak jika penggunaan aplikasi ini digunakan pada saat pembelajaran di dalam kelas???
ReplyDelete